Bahkan sampai sekarang, sampai sudah diberikannya tanggung jawab, aku masih belum tahu apakah aku bisa menjadi dan menjalani amanah ini. Iya, sebagai seorang bidan :). Bisa dibilang sebuah profesi yang mulia, menyelamatkan 2 nyawa sekaligus dan rumornya juga menjadi calon menantu idaman. Aku tidak tahu darimana rumor itu berkembang, apakah karna kita sudah dipandang merawat seorang bayi atau bisa mengerti seluk beluk perempuan? Entah. Yang jelas aku masih belum bisa nyaman dengan profesi ini, aku masih menyelaminya, memahaminya dan juga tentunya belajar. Banyak hal yang tidak membuat aku nyaman, mulai dari pandangan orang yang terlalu tinggi terhadap pekerjaan aku nantinya atau orang yang merendahkan pekerjaan ini. Seharusnya aku memang tidak memikirkan omongan orang, Aku hanya perlu berjalan dan belajar. Masa bodoh dengan anggapan orang bahwa bidan sekarang adalah tidak sebuah proper job, job yang gak keren, susah cari kerja, kuliah mahal nantinya gajinya sedikit, ujung-ujungnya nganggur terus cari pekerjaan lain.
Kenapa sebagian dari mereka dengan mudahnya berbicara seperti itu? Menunjukkan stigma yang negatif dan membuat kita down dan beberapa mengalami under pressure, karna emang gak semua orang tahan terhadap kritikan-kritikan negatif atau penilaian yang negatif. Aku hanya ingin kita saling memahami dan menghargai, memiliki rasa toleransi antar sesama. Yang kedua pembelajaran yang tidak nyaman dan kurang kondusif juga mengganggu, pelajaran yang termasuk sulit, dituntut untuk sempurna dan ikhlas. Iya ini adalah pekerjaan ikhlas, ikhlas, ikhlas dan ikhlas. Intinya aku masih menebak apakah aku mampu bertahan sampai akhir, bertahan dengan segala kerumitan ini serta apakah aku bisa memupuk lebih besar rasa ikhlasku.Dari seorang calon bidan yang sekarang masih semester tiga, dia belum bisa menembak bagaimana esok.